Bapanas melalui Bulog Sosialisasikan Penyaluran Bantuan Pangan Alokasi Juli–September 2026 di Kota Sukabumi

01 September 2026

Kota Sukabumi – Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Perum Badan Urusan Logistik (BULOG) melaksanakan Sosialisasi Penyaluran Bantuan Pangan Alokasi Juli–September 2026 yang diselenggarakan di Hotel Horison Kota Sukabumi. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan pelaksanaan program bantuan pangan kepada masyarakat dapat berjalan secara tertib, tepat sasaran, tepat jumlah, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Sosialisasi ini dihadiri oleh berbagai unsur terkait, diantaranya Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Sosial, Satgas Pangan, Kejaksaan, TNI, unsur kecamatan, serta seluruh Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) se-Kota Sukabumi.

Kehadiran lintas sektor tersebut menunjukkan pentingnya sinergi dan koordinasi dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program bantuan pangan hingga sampai kepada masyarakat penerima manfaat. Pada alokasi Juli–September 2026, setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) akan memperoleh bantuan berupa beras sebanyak 30 kilogram. Berdasarkan data penerima yang telah ditetapkan, jumlah PBP di Kota Sukabumi mencapai 35.331 penerima.

Dengan demikian, total bantuan beras yang akan disalurkan untuk masyarakat Kota Sukabumi mencapai 1.059.930 kilogram atau sekitar 1.059,93 ton. Adapun penerima bantuan pangan merupakan masyarakat yang termasuk dalam kategori desil 1 sampai dengan desil 4, yang menjadi kelompok sasaran prioritas dalam program bantuan sosial pemerintah. Proses dropping bantuan pangan dijadwalkan mulai dilaksanakan pada awal September 2026, untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat penerima sesuai dengan data dan mekanisme yang telah ditetapkan.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan terbangun kesamaan pemahaman serta semakin kuatnya kolaborasi antarinstansi dalam pelaksanaan penyaluran bantuan pangan. Koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, TNI, pemerintah kewilayahan, serta unsur masyarakat diharapkan mampu mendukung pelaksanaan program secara lancar, tepat sasaran, transparan, dan akuntabel, sehingga manfaat bantuan pangan dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Reporter : Rifki Amrullah