Lampiran Peraturan Wali Kota Sukabumi Nomor 30 Tahun 2025
tentang Rencana Kerja Perangkat Daerah Kota Sukabumi Tahun 2026
A. |
Telaahan terhadap Kebijakan Nasional dan Provinsi Tahun 2026 |
||
Prioritas pembangunan nasional 2025-2030 dirangkum dalam 7 (tujuh) agenda pembangunan yaitu: |
|||
| 1. | Memperkuat ketahanan ekonomi untuk pembangunan yang berkualitas; | ||
| 2. | Mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan; | ||
| 3. | Meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing; | ||
| 4. | Membangun kebudayaan dan karakter bangsa; | ||
| 5. | Memperkuat infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar; | ||
| 6. | Membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan bencana dan perubahan iklim; dan | ||
| 7. | Memperkuat stabilitas polhukhankam dan transformasi pelayanan publik. | ||
| Tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2026 adalah Peningkatan Produktivitas untuk Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan sebagai RKP keempat dalam kerangka Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025-2030, memiliki 14 major project yang diidentifikasi memiliki peran signifikan dalam mencapai sasaran pembangunan dan yang berhubungan langsung dengan tupoksi DKP3 adalah Food Estate dan major project yang dapat diintervensi adalah percepatan penurunan kematian ibu dan stunting. | |||
Kebijakan Provinsi Jawa Barat tahun 2026 |
|||
| Terdapat 5 (lima) isu strategis Jawa Barat Tahun 2026 yang ditetapkan berdasarkan pada hasil evaluasi pembangunan dan pencapaian indikator pembangunan Jawa Barat selama lima tahun terakhir antara lain: | |||
| 1. | Kualitas nilai kehidupan dan daya saing sumber daya manusia | ||
| 2. | Kemiskinan, penhengguran, dan masalah sosial; | ||
| 3. | Pertumbuhan dan pemerataan pembangunan sesuai daya dukung dan daya tampung lingkungan; | ||
| 4. | Produktivitas dan daya saing ekonomi yang berkelanjutan; dan | ||
| 5. | Reformasi birokrasi. | ||
| Sesuai dengan tema “Mencapai Kemandirian Masyarakat Jawab Barat”, pembangunan Provinsi Jawa Barat diarahkan untuk mencapai kemandirian setelah menghadapi Pandemi Covid-19. Ada 11 (Sebelas) prioritas pembangunan pada RKPD Provinsi Jawa Barat Tahun 2026, yaitu: | |||
| 1. | Reformasi Sistem Kesehatan Daerah; | ||
| 2. | Pemulihan dan Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Inovasi; | ||
| 3. | Penguatan Sistem Ketahanan Pangan Berkelanjutan; | ||
| 4. | Reformasi Sistem Perlindungan Sosial; | ||
| 5. | Reformasi Sistem Pendidikan dan Pemajuan Kebudayaan; | ||
| 6. | Reformasi Sistem Kesiapsiagaan Penanggulangan Resiko Bencana; | ||
| 7. | Inovasi Pelayanan Publik dan Penataan Daerah; | ||
| 8. | Gerakan Membangun Desa; | ||
| 9. | Pendidikan Agama dan Tempat Ibadah Juara; | ||
| 10. | Pengembangan Infrastruktur Konektivitas Wilayah dan Pengelolaan Lingkungan Hidup; | ||
| 11. | Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Pariwisata. | ||
B. |
Program dan Kegiatan Prioritas Tahun 2026 |
||
| Program dan kegiatan tahun 2026 disusun berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri 90 tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi, dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah serta Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.15.5-1317 Tahun 2023 tentang Perubahan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 050-5889 Tahun 2021 tentang Hasil Verifikasi, Validasi dan Inventarisasi Pemutakhiran Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan Dan Keuangan Daerah, setelah dilakukan pemetaan indikator program dan kegiatan pada tahun sebelumnya. Prioritas yang telah dirumuskan dan dituangkan dalam Renja yaitu Program Utama yang berkaitan langsung dengan pencapaian sasaran Renstra DKP3 Kota Sukabumi tahun 2024-2026, serta Program Penunjang Urusan Pemerintah Daerah yang bersifat sebagai pendukung kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan Program Utama. Program yang bersumber dari APBD Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2026 terdiri dari 12 program yang meliputi 29 kegiatan dan 48 sub kegiatan. Jumlah anggaran yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan di DKP3 sebesar Rp. 13,461,311,869,00 (tiga belas milyar empat ratus enam puluh satu juta tiga ratus sebelas ribu ). | |||
| Rumusan program dan kegiatan prioritas tahun 2026 dan prakiraan maju tahun 2026 berdasarkan Permendagri 86 Tahun 2017 dijelaskan pada Tabel di bawah | |||
| Program/Kegiatan | Pagu Anggaran (Rp) | Sumber Dana |
|---|---|---|
| Program Peningkatan Diversifikasi dan Ketahanan Pangan Masyarakat | 556.669.100 | APBD II |
| Kegiatan Penyediaan dan Penyaluran Pangan Pokok atau Pangan Lainnya sesuai dengan Kebutuhan Daerah Kabupaten/Kota dalam Rangka Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan | 170.784.850 | APBD II |
| Kegiatan Pengelolaan dan Keseimbangan Cadangan Pangan Kabupaten/Kota | 339.988.500 | APBD II |
| Kegiatan Pelaksanaan Pencapaian Target Konsumsi Pangan Perkapita/Tahun sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi | 45.895.750 | APBD II |
| Program Penanganan Kerawanan Pangan | 120.000.000 | APBD II |
| Kegiatan Penyusunan Peta Kerentanan dan Ketahanan Pangan Kecamatan | 20.000.000 | APBD II |
| Kegiatan Penanganan Kerawanan Pangan Kewenangan Kabupaten/Kota | 100.000.000 | APBD II |
| Program Pengawasan Keamanan Pangan | 45.949.947 | APBD II |
| Kegiatan Pelaksanaan Pengawasan Keamanan Pangan Segar Daerah Kabupaten/Kota | 45.949.947 | APBD II |
| Program Pengelolaan Perikanan Budidaya | 523.364.700 | APBD II |
| Kegiatan Pemberdayaan Pembudidaya Ikan Kecil | 197.000.000 | APBD II |
| Kegiatan Pengelolaan Pembudidayaan Ikan | 326.364.700 | APBD II |
| Program Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan | 93.952.000 | APBD II |
| Kegiatan Penerbitan Tanda Daftar Usaha Pengolahan Hasil Perikanan bagi Usaha Skala Mikro dan Kecil | 47.720.000 | APBD II |
| Kegiatan Penyediaan dan Penyaluran Bahan Baku Industri Pengolahan Ikan dalam 1 (satu) Daerah Kabupaten/ Kota | 46.232.000 | APBD II |
| Program Penyediaan dan Pengembangan Sarana Pertanian | 323.474.750 | APBD II |
| Kegiatan Pengawasan Penggunaan Sarana Pertanian | 265.714.750 | APBD II |
| Kegiatan Peningkatan Mutu dan Peredaran Benih/Bibit Ternak dan Tanaman Pakan Ternak Serta Pakan Dalam Daerah Kabupaten/ Kota | 57.760.000 | APBD II |
| Program Penyediaan dan Pengembangan Prasarana Pertanian | 809.956.000 | APBD II |
| Kegiatan Pengembangan Prasarana Pertanian | 18.000.000 | APBD II |
| Kegiatan Pembangunan Prasarana Pertanian | 791.956.000 | APBD II |
| Program Pengendalian Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner | 366.941.430 | APBD II |
| Kegiatan Penjaminan Kesehatan Hewan, Penutupan dan Pembukaan Daerah Wabah Penyakit Hewan Menular Dalam Daerah Kabupaten/Kota | 99.219.480 | APBD II |
| Kegiatan Penerapan dan Pengawasaan Persyaratan Teknis Kesehatan Masyarakat Veteriner | 267.721.950 | APBD II |
| Program Pengendalian dan Penanggulangan Bencana Pertanian | 10.000.000 | APBD II |
| Kegiatan Pengendalian dan Penanggulangan Bencana Pertanian Kabupaten/Kota | 10.000.000 | APBD II |
| Program Penyuluhan Pertanian | 255.215.000 | APBD II |
| Kegiatan Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian | 255.215.000 | APBD II |
| Program Penunjang Urusan Pemerintah Daerah | 10.355.788.942 | APBD II |
| Kegiatan Perencanaan, Penganggaran, dan Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah | 91.699.650 | APBD II |
| Kegiatan Administrasi Keuangan Perangkat Daerah | 8.134.483.192 | APBD II |
| Kegiatan Administrasi Barang Milik Daerah pada Perangkat Daerah | 4.999.700 | APBD II |
| Kegiatan Administrasi Kepegawaian Perangkat Daerah | 25.935.000 | APBD II |
| Kegiatan Administrasi Umum Perangkat Daerah | 283.340.700 | APBD II |
| Kegiatan Pengadaan Barang Milik Daerah Penunjang Urusan Pemerintah Daerah | 192.008.800 | APBD II |
| Kegiatan Penyediaan Jasa Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah | 1.157.397.100 | APBD II |
| Kegiatan Pemeliharaan Barang Milik Daerah Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah | 465.924.800 | APBD II |